Sabtu, 29 Oktober 2022

MELENTURKAN PEMBELAJARAN YANG KAKU DENGAN ViDiQu (Tugas Akhir PembaTIK Level 4 Tahun 2022)

 I
novasi Pembelajaran Berbasis TIK dan Pembelajaran Berpusat pada Siswa dengan Portal Rumah Belajar dan Platform Merdeka Mengajar Terintegrasi Kearifan Lokal Nusa Tenggara Timur
Perkembangan teknologi terus berkembang dan masuk ke semua ranah yang ada, termasuk ranah pendidikan. Survei yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) (apjii.or.id) yang dirilis pada bulan Juni 2022 menunjukkan bahwa jumlah penduduk Indonesia yang terkoneksi internet pada tahun 2021-2022 sebanyak 210.026.769 jiwa dari total populasi 272.682.600 jiwa penduduk Indonesia Tahun 2021 atau sebesar 77,02%. Dimana sejak tahun 2018 sampai Juni 2022 penduduk yang terkoneksi internet semakin meningkat. Tahun 2018 sebesar 64,80%, 2019-2022 sebesar 73,70%. Ini membuktikan bahwa penduduk Indonesia sudah melek kemajuan teknologi.Namun, yang harus menjadi perhatian kita adalah bagaimana penggunaan teknologi tersebut harus benar-benar dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif.

Guru Abad 21 menjadi garda terdepan dalam memberikan pengajaran kepada peserta didik. Dengan kemajuan teknologi yang ada guru perlu mempertimbangkan bahwa penggunaan internet dapat disesuaikan dengan apa yang diharapkan sebagai sumber belajar yang tiada batas dan jarak bagi setiap orang Agar mampu menyesuaikan diri dan beradaptasi dengan lingkungannya dalam hal ini peserta didik yang berkembang sangat cepat di era kemajuan teknologi sekarang ini, maka guru perlu untuk terus belajar dan berkarya. Oleh karena itu, guru harus memiliki keterampilan yang mencakup: Literasi, Implementasi, Kreasi, serta Kolaborasi dan Berbagi untuk membantu dan mendukung seorang guru Abad 21. Penggunaan teknologi dalam pendidikan tentunya banyak manfaat dan kelebihan yang bisa kita ambil. Informasi selengkapnya tentang manfaat dan kelebihan teknologi dalam pendidikan bisa klik   di sini. 

Kita tahu bahwa begitu banyak tugas dan peran dari seorang guru. Salah satunya adalah sebagai inovator. Sebagai seorang inovator tentunya seorang guru harus bisa menciptakan hal baru dalam pelaksanaan pembelajaran dengan kemajuan teknologi yang pesat. Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran akan menumbuhkan ekosistem digital untuk dapat mempercepat kemajuan teknologi dengan hal-hal positif.

Berinovasi dalam pelaksanaan pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi, penulis mencoba berbagi praktik baik dari pembelajaran yang telah penulis laksanakan di kelas di satuan pendidikan SMP Negeri 3 Kupang tentang "Penerapan ViDiQu Pada Proses Pembelajaran Sistem Komputer dengan Portal Rumah Belajar dan Platform Merdeka Mengajar Terintegrasi Kearifan Lokal Nusa Tenggara Timur.”

ViDiQu adalah istilah baru yang penulis ciptakan untuk menamai inovasi yang penulis buat dalam pembelajaran. ViDiQu merupakan akronim dari Video, Discussion, and Quizizz   yang mana ini merupakan kolaborasi atau gabungan dari 1 metode dan 2 media pembelajaran sekaligus yang digunakan dalam satu kegiatan pembelajaran. Mengapa penulis menggabungkan ketiganya?Alasannya adalah kita tahu bahwa gaya belajar peserta didik itu berbeda-beda, ada yang auditori, visual, dan juga kinestetik.

Media Video penulis gunakan untuk mengakomodir peserta didik yang memiliki gaya belajar auditori dan juga visual. Untuk peserta didik dengan gaya belajar kinestetik, penulis menerapkan metode diskusi dan juga media aplikasi berbasis TIK, yaitu Quizizz. Metode Diskusi penulis pakai sebagai salah satu sarana agar pembelajaran tidak lagi berpusat pada guru, tetapi berpusat pada siswa di mana siswa lebih aktif dan bisa mengeksplor materi yang ada. Di dalam diskusi tersebut secara tidak langsung peserta didik yang memiliki pemahaman yang baik tentang materi yang dapat saling berbagi dan bertukar pikiran dengan teman-teman di kelompoknya masing-masing. Sementara itu media aplikasi Quizizz penulis sebagai media untuk menguji pemahaman tentang materi yang telah dipelajari.

Untuk memaksimalkan pembelajaran di kelas, tentunya penulis terlebih dahulu mencari dan mengumpulkan berbagai referensi dan bahan ajar. Dengan adanya Portal Rumah Belajar dan Platform Merdeka Mengajar sangat membantu penulis untuk bisa menemukan berbagai macam referensi dengan mudah dan sesuai kebutuhan. Di platform sumber belajar digital kedua yang telah diluncurkan Kemdikbudristek ini, penulis mencari referensi bahan ajar dan juga contoh tentang penulis yang akan diimplementasikan di kelas.

Rumah Belajar datang sebagai salah satu bentuk inovasi pembelajaran di era teknologi yang dapat dimanfaatkan dengan baik oleh peserta didik dan guru mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas /Kejuruan (SMA / SMK) sederajat. Dengan hadirnya Rumah Belajar, kita dapat belajar di mana saja, kapan saja dengan siapa saja yang mana seluruh konten yang ada di Rumah Belajar ini dapat diakses dan dimanfaatkan secara gratis. 

Sementara itu, Platform Merdeka Mengajar disediakan bagi guru dan kepala sekolah untuk mendukung proses pembelajaran bersama di kelas, sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih bermakna, kreatif dan tentunya pembelajaran akan berpusat pada peserta didik. Guru dan kepala sekolah dapat menggunakan platform Merdeka Mengajar ini sebagai sumber mengajar, yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik dan juga tujuan pembelajaran.   

Berbeda dengan Rumah Belajar yang dapat diakses oleh guru dan peserta didik, Platform Merdeka Mengajar ini tidak dapat diakses oleh peserta didik


Penulis mencari referensi bahan ajar di Portal Rumah Belajar

Yuk, mulai manfaatkan Portal rumah Belajar dan Platform Merdeka Mengajarnya !

Untuk pengguna smartphone silahkan unduh aplikasinya dengan mengklik logo Rumah Belajar dan logo Merdeka Mengajar di bawah ini.

 
Bapak ibu guru hebat juga bisa membukanya versi web, langsung ke halaman situs kedua portal tersebut. Silahkan klik logo di bawah ini.
        

Dalam pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan inovasi ViDiQu ini, peserta didik terlebih dahulu dibagi dalam beberapa kelompok.  Di awal pembelajaran peserta didik menonton video yang telah disiapkan kemudian peserta didik melakukan diskusi dengan teman-teman kelompoknya masing-masing dan dilanjutkan dengan presentasi dari masing-masing kelompok.
Video

Diskusi

Quizizz

Di sesi terakhir, setelah presentasi selesai, setiap kelompok mengerjakan soal-soal latihan dan evaluasi yang telah dibuat dalam aplikasi Quizizz. Nah, di aplikasi Quizizz inilah penulis memasukan unsur kearifkan lokal yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan juga pembelajaran kontekstual.

Kearifan lokal yang dimuat dalam aplikasi Quizizz

Selama proses pengerjaan soal, peserta didik sangat terlihat aktif dan antusias untuk mengikuti, itu terlihat dari peserta didik yang biasanya pasif saat pembelajaran, terlihat lebih aktif membantu teman kelompoknya untuk menjawab setiap soal dan berusaha agar peringkat kelompoknya bisa menjadi yang teratas. Dalam pengerjaan soal di Quizizz kali ini, penulis mengatur format pengerjaan Quizizz secara Live sehingga pada saat pengerjaan soal, nilai dari setiap yang telah dikerjakan akan langsung terlihat dan berada di peringkat berapa, ini menjadi pemantik bagi peserta untuk saling berlomba membuat kelompoknya menjadi kelompok dengan nilai tertinggi.

Setelah selesai, peserta didik mengajukan sendiri untuk mengerjakan soal-soal. Mereka ketagihan untuk mengerjakan soal-soal tersebut. Dari sini penulis dapat menyimpulkan bahwa pembelajaran yang menyenangkan serta terdapat permainan di dalamnya dengan memanfaatkan TIK akan membuat peserta didik bersemangat untuk mengikuti pembelajaran dan pembelajaran tidak lagi kaku dan membosankan.

Untuk keseruan pembelajaran yang telah dideskripsikan di atas, silahkan tonton videonya, ya. 

Bagi bapak ibu guru yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai Aplikasi Quizizz dan bagaimana cara penggunaannya, silakan unduh di sini .

Inovasi yang telah penulis laksanakan di dalam kelas, telah penulis desiminasikan dan penulis jabarkan kegiatannya di artikel lainnya. Untuk melihatnya silahkan klik di sini.

Semoga apa yang telah penulis laksanakan dan deiminasikan bisa bermanfaat untuk semuanya.


MEDIA SOSIAL PENULIS KUNJUNGI, YA !
KLIK

ARDI SUHENDI, S.Pd
(SMP Negeri 3 Kupang)
Nusa Tenggara Timur Tahun 2022







Tidak ada komentar: